1
Seribu langkah kuterperangkap dalam labirint yang terbuka
Tidak ada cinta, tak ada rindu tak ada tangis
Tapi bagaimana lagi kuharus bawa pulang air mata bidadari?
Inchen…… aku tak bisa melakukannya, semua beku dan beku
Maafkan aku tlah berjanji di muka tapi tak mungkin bisa kubawa
Hanya bunga kering merah muda warna kesayanganmu dan luka hatimu
Maafkan aku, kelopaknya robek apa bisa dikembalikan seperti semula?
2
Nanti bila kita bertemu jangan pernah menangis seperti Loro Jonggrang
Ketika air mata bidadari ternyata hanya bunga-bunga salju
Apa kau membenciku, mencampakkan lalu membunuhku, pelan-pelan?
Sekarang aku menyerah tapi kamu tetap memintaku mencarikan air mata itu
O…Inchen, inchen…. sebegitukah keinginanmu untuk mahligai kebahagiaan?
Matipun tetap diburu sampai akhiratpun harus kubawakan kehadapanmu
3
Kini aku tahu keindahan dan kebahagiaan hanyalah di sini, di alam fana kita
Bukan di dunia atau di Kutub Utara, hanya putih, dingin, beku dan sepi
Dunia ini hanya tempat sementara, maka kita nikamati selagi masih bisa berbagi kata
Aku menunggumu di sana, dengan air mata,i dengan derai salju merah
Cinta terus bertahan dan tetap hidup seperti matahari walaupun dunia berhenti
Solo, 2009