Andrikpoerwahadinigrat's Blog

Just another WordPress.com weblog

My First Waiting From Eden to the Earth

Di sini gelap gulita tapi tak lagi ada yang kutakutkan
Kamu nyata dan tegas seperti kunang-kunang di tengah malam

Rela berpeluh menunggu sampai waktu tiba tak tergambarkan
Sekarang aku bisa melihat matahari terbenam di balik awan

Aku tersenyum ketika ada tatapan hampa diseberang itu
Tersipu juga ketika dia memanggilku Bidadari Bidadari dimana kau simpan wajahmu ?

«Selamat datang, pangeranku, waktu kita demikian sempit
Silakan mengambil hakmu sudah sekian lama kamu tunggu

Dengan sayap-sayapku kini aku terbang sendiri
ku bawa serta kidung luka yang tersimpan dalam angan-anganmu

Solo-2009

Advertisement

No comments yet»

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.