Di sini gelap gulita tapi tak lagi ada yang kutakutkan
Kamu nyata dan tegas seperti kunang-kunang di tengah malam
Rela berpeluh menunggu sampai waktu tiba tak tergambarkan
Sekarang aku bisa melihat matahari terbenam di balik awan
Aku tersenyum ketika ada tatapan hampa diseberang itu
Tersipu juga ketika dia memanggilku Bidadari Bidadari dimana kau simpan wajahmu ?
«Selamat datang, pangeranku, waktu kita demikian sempit
Silakan mengambil hakmu sudah sekian lama kamu tunggu
Dengan sayap-sayapku kini aku terbang sendiri
ku bawa serta kidung luka yang tersimpan dalam angan-anganmu
Solo-2009